Kematian Yang Diinginkan, Nenek 80 Tahun Ditemui Tidak Bernyawa Dalam Keadaan Sujud – Al-Fatihah

Kematian Yang Diinginkan, Nenek 80 Tahun Ditemui Tidak Bernyawa Dalam Keadaan Sujud – Al-Fatihah | siapa tidak mahu mati dalam husnul khotimah, siapa sangka kita mahu pun keluarga kita atau sesiapa sahaja diberi kematian seperti ini.. Allahuakhbar…

KULIM: Seorang warga emas ditemui men1nggal dunia oleh cucu tirinya dalam keadaan bersujud di Kampung Air Merah kira-kira jam 9 malam tadi.
Norsiah Awang, 36, berkata, ketika kejadian, dia memanggil nenek tiri, Hasnah Napiah, 80, dari luar rumah namun tiada jawapan.

Menurutnya, dia tergerak hati untuk berpatah balik ke rumah warga emas berkenaan walaupun diberitahu jiran berdekatan bahawa mangsa kemungkinan ada di rumah saudaranya di Selama.

“Bila sampai saya tengok pintu terkunci dari dalam, saya panggil tiada jawapan, saya jadi tak sedap hati…cuba tengok dari tingkap dan berusaha menggunakan ranting kayu untuk buka selak kunci sampai terbuka.

“Masa tu banjir dah mulai surut cuma ada selut-selut sahaja dalam rumah, bila tengok kat katil tak ada orang, kemudian periksa bahagian lain,” katanya.

Norsiah yang juga merupakan Anggota Pertahanan Awam (APM) ketika itu sedang bertugas memantau kejadian banjir di beberapa buah kawasan termasuk rumah Hasnah.

Katanya, dalam keadaan samar akibat terputus bekalan elektrik, dia ternampak seolah-olah terdapat bantal dalam keadaan tenggelam.

“Apabila didekati, rupa-rupanya tok terduduk dalam keadaan bersujud,” katanya.

Pemeriksaan dari pihak polis

Pemeriksaan dilakukan pasukan perubatan mengesahkan mangsa telah meninggal dunia.

Menurutnya, Hasnah yang uzur akibat sak1t lutut selama ini hanya mengengsot untuk bergerak dan tinggal seorang diri dalam rumah terbabit.

Dia dikatakan sering ke rumah adiknya di Selama, bagaimanapun tidak menyangka bahawa mangsa berada di rumah seorang diri ketika kejadian.

Jenazah Hasnah kemudian diuruskan sebelum dibawa ke masjid untuk dikebumikan di Tanah Perkuburan Masjid At-Taufiq Air Merah dan selesai kira-kira jam dua pagi tadi.

Sementara itu, Ketua Polis Daerah Kulim, Superintenden Mohd Yusof Shaari mengesahkan kem4tian warga emas terbabit adalah disebabkan sak1t tua.

Ada beberapa khusnul khotimah yang dirinci oleh para ulama berdasar dalil-dalil dari Al-Qur’an dan As-Sunnah. Diantaranya;

Seseorang yang mengucap kalimat ‘Laa ilaaha illallah‘, berdasarkan sabda Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam;
مَنْ كَانَ آخِرُ كَلامِهِ لا إِلَهَ إِلا اللَّهُ دَخَلَ الْجَنَّةَ

“Barangsiapa yang akhir perkataannya adalah ‘Laa ilaaha illallooh’ maka dia akan masuk Surga.” (HR. Abu Dawud)

Meninggal dengan keringat di dahi, berdasar hadits Ibnu Buraidah bin Hashib sebagai berikut ;
عَنِ ابْنِ بُرَيْدَةَ عَنْ أَبِيهِ أَنَّه

كَانَ بِخُرَاسَانَ فَعَادَ أَخًا لَهُ وَهُوَ مَرِيضٌ فَوَجَدَهُ بِالْمَوْتِ وَإِذَا هُوَ يَعْرَقُ جَبِينُهُ فَقَالَ اللَّهُ أَكْبَرُ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ مَوْتُ الْمُؤْمِنِ بِعَرَقِ الْجَبِينِ

“Dari Ibnu Buraidah dari ayahnya bahwa ia berada di Khurasan, ia menjenguk saudaranya yang s4kit, ia menemuinya tengah sekarat dan dahinya berkeringat, ia berkata: Allaahu Akbar, aku mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Orang mu`min meninggal dunia dengan (mengeluarkan) keringat didahinya.” (HR. Ahmad)

M4ti pada malam Jum’at atau di siang hari Jum’at, berdasarkan sabda Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam;
مَا مِنْ مُسْلِمٍ يَمُوتُ يَوْمَ الْجُمُعَةِ أَوْ لَيْلَةَ الْجُمُعَةِ إِلَّا وَقَاهُ اللَّهُ فِتْنَةَ الْقَبْرِ

“Tidaklah seorang muslim meninggal dunia di hari Jum’at atau pada malam Jum’at kecuali Allah akan menjaganya dari fitnah kubur.” (HR. Ahmad dan Tirmidzi)

Orang yang meninggal karena tho’un (penyakit wabah atau sampar). Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wassallam bersabda;
الطَّاعُوْن ُشهَاَدَةٌ لِكُلِّ مُسْلِمٍ

“M4ti karena p3nyakit sampar adalah syahid bagi setiap muslim.” (HR. Bukhari)

Orang yang meninggal karena s4kit perut, atau peny4kit yang berhubungan dengan perut seperti; maag, kanker, usus buntu, kolera, disentri, bat ginjal dan lain sebagainya.
وَمَنْ مَاتَ فِي الْبَطْنِ فَهُوَ شَهِيْدٌ

“Barangsiapa yang m4ti karena s4kit perut maka dia adalah syahid.” (HR. Muslim)

Orang yang meninggal karena tenggelam, karena kejatuhan bangunan atau tebing. Abu Hurairah meriwayatkan bahwa Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wassallam bersabda;
الشُّهَدَاءُ خَمْسَةٌ الْمَطْعُونُ وَالْمَبْطُونُ وَالْغَرِقُ وَصَاحِبُ الْهَدْمِ وَالشَّهِيدُ فِي سَبِيلِ اللَّهِ

“Orang yang m4ti syahid itu ada lima; orang yang meninggal karena penyakit tha’un, s4kit perut, tenggelam, orang yang kejatuhan (bangunan atau tebing) dan meninggal di jalan Allah.” (HR. Bukhari)

Orang yang meninggal dalam suatu urusan di jalan Allah (Sabilillah) . Seperti seseorang yang meninggal dalam perjalanan dakwah atau meninggal sewaktu mengajar ilmu agama atau ketika melakukan amal kebajikan kepada sesama yang diniatkan ikhlas karena Allah, sebagaimana dijelaskan dalam hadits riwayat Bukhari diatas. Fisabilillah adalah berjuang di jalan Allah juga dalam pengertian luas sesuai dengan yang ditetapkan oleh para ulama.

Seorang wanita yang meninggal karena melahirkan anaknya. Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wassallam bersabda;
قَتْلُ الْمُسْلِمِ شَهَادَةٌ وَالطَّاعُونُ شَهَادَةٌ وَالْبَطْنُ وَالْغَرَقُ وَالْمَرْأَةُ يَقْتُلُهَا وَلَدُهَا جَمْعَاءَ

“Terbunuhnya seorang muslim terhitung syahid, kem4tian karena wabah thaun terhitung syahid, kem4tian karena s4kit perut terhitung syahid, kem4tian karena tenggelam terhitung syahid dan seorang wanita yang ma4ti karena melahirkan anaknya terhitung syahid.” (HR. Ahmad)

Seseorang yang terbunuh karena mempertahankan hartanya atau kehormatannya. Abu Hurairah RA meriwayatkan;
جَاءَ رَجُلٌ إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ : يَا رَسُولَ اللَّهِ ” أَرَأَيْتَ إِنْ جَاءَ رَجُلٌ يُرِيدُ أَخْذَ مَالِي قَالَ : فَلَا تُعْطِهِ مَالَكَ قَالَ : أَرَأَيْتَ إِنْ قَاتَلَنِي قَالَ : قَاتِلْهُ قَالَ : أَرَأَيْتَ إِنْ قَتَلَنِي قَالَ : فَأَنْتَ شَهِيدٌ قَالَ : أَرَأَيْتَ إِنْ قَتَلْتُهُ قَالَ : هُوَ فِي النَّارِ “

Datang seorang laki-laki kepada Rasulullah Shallallohu ‘alaihi wasallam dan bertanya; “Wahai Rasulullah, bagaimana kalau ada seseorang yang hendak mengambil hartaku?” Beliau bersabda, “Jangan engkau berikan hartamu!” Bagaimana kalau ia melawanku?” Beliau bersabda; “Lawanlah dia!”, “Bagaimana kalau dia membunuhku?” Beliau bersabda; “Engkau syahid”, “Bagaimana kalau aku yang membunuhnya?” Beliau bersabda; “Dia di neraka!.” (HR. Muslim)

مَنْ قُتِلَ دُونَ مَالِهِ فَهُوَ شَهِيدٌ وَمَنْ قُتِلَ دُونَ دِينِهِ فَهُوَ شَهِيدٌ وَمَنْ قُتِلَ دُونَ دَمِهِ فَهُوَ شَهِيدٌ وَمَنْ قُتِلَ دُونَ أَهْلِهِ فَهُوَ شَهِيدٌ

“Barangsiapa yang terbunuh karena mempertahankan hartanya maka dia syahid, barangsiapa yang terbunuh karena memeprtahankan agamanya maka dia syahid, barangsiapa yang terbunuh karena mempertahankan nyawanya maka dia syahid dan barangsiapa yang terbunuh karena memeprtahankan keluarganya maka dia syahid.” (HR. Tirmidzi)

Orang yang meninggal dalam keadaan mengerjakan kebaikan atau amal sholeh. Seperti seseorang yang meninggal dalam keadaan sholat, melaksanakan ibadah haji, bersilaturahmi dan sebagainya. Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda;
مَنْ قَالَ : لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ ابتِغَاءَ وَجْهِ اللَّهِ ، خُتِمَ لَهُ بهَا دَخَلَ الْجَنَّةَ ، وَمَنْ صَامَ يَوْمًا ابتِغَاءَ وَجْهِ اللَّهِ خُتِمَ لَهُ بهَا ، دَخَلَ الْجَنَّةَ ، وَمَنْ تَصَدَّقَ بصَدَقَةٍ ابتِغَاءَ وَجْهِ اللَّهِ خُتِمَ لَهُ بهَا ، دَخَلَ الْجَنَّةَ “

“Barangsiapa yang meninggal ketika mengucap ‘Laa ilaaha illallah’ ikhlas karena maka dia masuk Surga, barangsiapa yang berpuasa pada suatu hari kemudian meninggal maka dia masuk Surga, dan barangsiapa yang bersedekah ikhlas karena Allah kemudian dia meninggal maka dia masuk Surga.” (HR. Ahmad).*/Imron Mahmud

Akhir Kata

Semoga kita juga dikurniakan pengakhiran yang baik, dan sempat bertaubat sebelum ruh kita di tarik Allah, Aamiin Allahumma Aamiin

Al-fatihah kepada diri, Rasul dan sahabat, keluarga dan seluruh umat islam

Sumber Dan Rujukan

http://www.astroawani.com/ Via majalah harian

Majalah sinar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *